Pastikan situs kami semakin bermanfaat setiap kali Anda datang berkunjung dengan mengaktifkan cookie sehingga kami bisa mengingat perincian seperti bahasa pilihan Anda, demi meningkatkan pengalaman jelajah Anda. Oke

Singapura semakin memperkuat pertahanan terhadap COVID-19 (Coronavirus Disease). Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini. Singapore Tourism Board meningkatkan tindakan pencegahan untuk keamanan dan kebaikan Anda. Kami mendorong Anda untuk menggunakan e-services kami untuk mengurangi waktu yang digunakan di ruang publik.

23 Maret 2020

Sejak dimulainya wabah COVID-19 (Penyakit Coronavirus 2019), pemerintah Singapura secara progresif telah mengimplementasikan beberapa tindakan untuk mengurangi resiko kasus yang berasal dari luar negeri dan memperlambat penyebaran virus.

Sehubungan dengan situasi yang memburuk secara global, kami telah memperkuat upaya-upaya kami dalam melindungi warga negara Singapura, serta berpartisipasi secara global dalam tindakan untuk melawan COVID-19.

Untuk memandu para wisatawan dan pelaku wisata, himbauan ini memberikan ringkasan atas beberapa tindakan terkini

Himbauan Umum bagi para Pengunjung

  1. Mulai tanggal 23 Maret 2020, pukul 23.59, semua wisatawan dengan izin kunjungan jangka pendek (dari berbagai belahan dunia manapun) tidak akan diizinkan untuk memasuki maupun transit di Singapura. Singapura juga telah meniadakan semua kapal pesiar yang berlabuh.

  2. Pemegang Izin Kerja beserta tanggungannya akan diizinkan untuk kembali/ memasuki Singapura, hanya apabila mereka bekerja dalam sektor yang menyediakan layanan penting, seperti kesehatan dan transportasi. Warga Malaysia yang memiliki izin kerja di Singapura, saat ini dapat terus dapat bekerja, dengan pengaturan akomodasi yang sesuai.

  3. Semua warga negara Singapura, Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Permanent Resident, dan Pemegang Izin Tinggal Jangka Panjang yang kembali ke Singapura1, akan mendapatkan 14 hari Stay-Home-Notice (SHN)2. Yang bersangkutan harus tetap berada di rumah dan menyediakan bukti tempat tinggal selama periode SHN tersebut. Baik Perusahaan maupun pekerja harus memastikan bahwa yang berkewajiban berperilaku dengan penuh tanggung jawab selama periode SHN. The Ministry of Manpower (MOM) Singapura dapat mengambil tindakan terhadap perusahaan maupun pekerja apabila tidak memenuhi tanggung jawab tersebut.

  4. Mulai tanggal 27 Maret 2020, pukul 09.00, mereka juga akan diminta untuk mengisi deklarasi kesehatan melalui SG Arrival Card (SGAC) e-Service3, sebelum memasuki imigrasi. SGAC e-service tersebut dapat diunduh secara gratis di Apple AppStore dan Google Play. Semua pejalan dapat memberikan deklarasi kesehatan setidaknya tiga hari sebelum kedatangan di Singapura. Bagi mereka yang memberikan deklarasi palsu, maka dapat dikenakan tuntutan yang berada di bawah pasal Infectious Diseases Act. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kewajiban deklarasi perjalanan, harap mengacu pada situs Ministry of Health (MOH) Singapura di (www.moh.gov.sg/covid-19).

  5. Semua pengunjung harus memantau kesehatannya secara seksama dan harus segera mencari pertolongan medis apabila merasa demam atau mengalami gejala pernapasan seperti batuk atau sesak napas. . Mulai tanggal 23 Maret 2020, pukul 23.59, semua wisatawan dengan izin kunjungan jangka pendek (dari berbagai belahan dunia manapun) tidak akan diizinkan untuk memasuki Singapura, maupun transit melalui Singapura. Singapura juga telah meniadakan semua kapal pesiar yang berlabuh.

  6. Apabila Anda berada di Singapura, Anda dapat melakukan peran Anda dengan menjaga kebersihan personal dan memonitor kesehatan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai bagaimana cara mengadakan perjalanan dengan bertanggung jawab dapat ditemukan di sini: https://www.visitsingapore.com/travel-guide-tips/travel-responsibly/. Untuk membantu rencana perjalanan Anda, silakan kunjungi situs Kementerian Kesehatan Singapura (https://www.moh.gov.sg) secara regular untuk perkembangan terkini.

Annex

Daftar Negara/ Wilayah dan Upaya Kontrol Perbatasan

Riwayat Perjalanan dalam Negara/Wilayah

 

Untuk Warga Singapura dan Pemegang Izin Tinggal Jangka Panjang

Wistawan dengan Izin Kunjungan Jangka Pendek

Propinsi Hubei (Tiongkok Daratan)

14 hari karantina

Tidak diizinkan masuk maupun transit

Negara/ Wilayah lainnya

14 hari SHN

Tidak diizinkan masuk maupun transit


Pemegang Izin Tinggal Jangka Panjang termasuk Pemegang Izin Kerja, Pas Pelajar, Pas Tanggungan dan Pas Kunjungan Jangka Panjang.
SHN tidak berlaku untuk warga negara Singapura, Permanent Resident, dan Pemegang Izin Jangka Panjang yang transit di Singapura tanpa meninggalkan area transit.
3 Mulai tanggal 27 Maret 2020, pukul 09.00, kartu embarkasi berbasis kertas sudah tidak digunakan lagi. Ketika kunjungan jangka pendek sudah diperbolehkan kembali di masa yang akan datang, wisatawan tersebut harus memberikan informasi kedatangan dan kepergian melalui SGAC e-Service.