Pastikan situs kami semakin bermanfaat setiap kali Anda datang berkunjung dengan mengaktifkan cookie sehingga kami bisa mengingat perincian seperti bahasa pilihan Anda, demi meningkatkan pengalaman jelajah Anda. Oke

Little India

Tadinya pemukiman para pekerja asal India pada abad ke-18, kini Little India telah berubah dari distrik arena balap kuda dan desa kapur menjadi wilayah berisikan pertokoan tradisional, kuil berusia ratusan tahun, menyatu tanpa halangan dengan museum butik dan area seni yang berkembang.

Telusuri daerah pusat budaya berusia 200 tahun ini, dan terinspirasilah dengan sajian budaya yang semarak, keindahan tradisional, dan kayanya kegiatan artistik.

Seluruh lokasi berdekatan dengan stasiun MRT Little India
1. Tekka Centre
Kain sari dipajang di sepanjang gang di Tekka Centre

Nikmati makan pagi di 1 Tekka Centre, dan rangsang indera Anda dengan mencicipi hidangan lokal terbaik yang ditawarkan Singapura. Anda dapat memilih begitu banyaknya hidangan etnis, tetapi kami menyarankan Anda untuk memulai dengan mencicipi uppuma (bubur yang terbuat dari semolina), roti prata (roti rata khas India Selatan) atau dosai (panekuk khas India Selatan yang terbuat dari adonan nasi atau lentil).

 

2. Kuil Sri Veeramakaliamman
Selayang pandang pintu masuk Kuil Sri Veeramakaliamman

Lewatkan pagi hari Anda di 2 Kuil Sri Veeramakaliamman, dan nikmati keindahan spiritual dan sejarah di tempat ibadah berusia ratusan tahun ini. Dibangun oleh para pelopor asal India di abad ke-19 , tempat ibadah ini didedikasikan kepada Dewi Kali yang kejam, dan merupakan salah satu kuil Hindu tertua di Singapura.

 

3. Little India Arcade
Pembelanja di Little India Arcade

Alami langsung semarak pemandangan, bunyi-bunyian, dan warna-warni di 3 Little India Arcade. Kompleks pertokoan yang berjajar ini menjual begitu banyak peralatan rumah tangga, mulai dari permadani hingga pernak-pernik ukiran untuk meja tulis sang penyair ulung.

 

 

4. Indian Heritage Centre
Fasad berhiaskan kaca-kaca bercahaya di Indian Heritage Centre pada malam hari.

Nyalakan api semangat Anda akan sejarah, seni, dan budaya di 4 Indian Heritage Centre, pusat berbagai pameran seni temporer dan permanen dari seluruh Asia Selatan. Mulai dari ukiran bertema religius hingga karya seni asal Asia Selatan, Anda pasti akan terinspirasi oleh gairah budaya dan seni yang indah dari komunitas India di Singapura. Pengunjung yang ingin mempelajari kerajinan tangan tradisional di bawah bimbingan para ahli dan master kerajinan tangan harus mendaftar di salah satu lokakarya yang ditawarkan di tempat ini.

5. Museum of Independent Music Singapura

Jika musik menjadi bagian terbesar dari proses kreatif Anda, maka Anda pasti ingin mengunjungi 5 Museum of Independent Music Singapore. Museum butik ini memberi penghormatan semangat untuk mandiri dari pelopor musik indie Singapura, dan menjadi pusat berbagai tur musik yang patut dikenang. Perhatikan dengan teliti keindahan visual yang ditampilkan, mulai dari karya seni pada penutup debu piringan hitam hingga poster karya orang-orang berbakat setempat.

6. Dim Sum Haus
Pilihan dim sum tradisional dari Dim Sum Haus

Bersantap siang di 6 Dim Sum Haus, restoran yang nyaman yang menyajikan dim sum (hidangan porsi kecil yang disajikan pada keranjang kukus atau piring kecil) berkualitas yang dibuat berdasarkan pesanan. Terdapat begitu banyak pilihan kue kecil yang dapat Anda cicipi, tetapi yang menjadi favorit pengunjung di sini adalah daging panggangnya, iga babi kukus dengan ubi, dan roti custard telur asin.

 

7. Haque Centre of Acting & Creativity
Para peserta kelas akting di Haque Centre of Acting & Creativity

Wujudkan jiwa Marlon Brando, dan pelajari nuansa metode akting di 7 Haque Centre of Acting & Creativity. Kamil Haque, pendiri sekolah ini, mempelajari keahliannya di sekolah yang tersohor di dunia, Actor’s Studio di Los Angeles, dan sekaligus pernah menjadi pelajar kemudian menjadi pengajar di Lee Strasberg Theatre & Film Institute. Daftarkan diri Anda di salah satu lokakarya akting yang ditawarkan dan pelajari cara mengekspresikan kreativitas yang ada di dalam diri Anda melalui nuansa gerakan dan bahasa tubuh.

8. Mud Rock Ceramics
Rak pajangan kerajinan keramik di Mud Rock Ceramics

Akhiri hari Anda dengan mengunjungi 8 Mud Rock Ceramics, studio yang didirikan oleh pencinta seni tembikar, yakni Ng Seok Har dan Michelle Lim. Berbekal rasa cinta mereka akan kemungkinan tak terbatas dari seni tembikar, keduanya mendirikan Mud Rock Ceramics untuk menyediaan peralatan fungsional juga cantik bagi khalayak. Studio ini telah menghasilkan banyak peralatan untuk berbagai merek berkelas seperti Gucci dan Chanel, dan menyediakan berbagai keramik nan cantik. Lokakarya diadakan secara reguler, dan para calon seniman yang ingin mengembangkan keahlian mereka pasti harus segera mendaftarkan diri.

Lihat Juga