Terletak di tiga ruko yang dipugar secara apik di Pagoda Street, Chinatown Heritage Centre menjadi kapsul waktu yang menyimpan kisah masa lampau Singapura.

Ruang yang dikhususkan untuk mendokumentasikan dan menggambarkan ulang kehidupan penduduk paling awal di Chinatown tersebut terdiri atas enam galeri, bekas tempat tinggal yang dilestarikan, dan rangkaian pengalaman menarik.

Melangkah ke masa lampau
Pameran interior asli dari ruko Chinatown 1950-an di Singapura

Foto oleh Chinatown Heritage Centre Pte Ltd

Di pusat warisan budaya ini, Anda akan dapat menjejakkan kaki kembali ke masa lalu dan memperoleh wawasan tentang kehidupan para pedagang, buruh, dan imigran yang menyebut Singapura—dan distrik Chinatown nan sibuk—sebagai rumah mereka.

Sisi kehidupan para pioneer ini diterjemahkan dalam detail yang begitu cermat, mulai ruang tempat tinggal 8 x 8 nan sederhana hingga objek yang mengungkapkan kisah cinta, pengorbanan, dan kemenangan.

Pameran galeri kuliner jalanan yang menghidupkan kembali kehidupan di ruas jalan Chinatown, Singapura

Pengunjung Chinatown Heritage Centre akan dapat menapak tilas perjalanan warga Tiongkok yang meninggalkan desanya untuk menyelamatkan diri dari kelaparan, banjir, dan kerusuhan sipil demi menemukan kehidupan yang lebih baik di Singapura.

Perjalanan dan kehidupan mereka di Singapura dapat dirasakan melalui deretan pameran multisensor dan narasi interaktif.

Pameran interior asli dari ruko Chinatown 1950-an di Singapura

Pengalaman multi sensorik
Pameran modern di Chinatown Heritage Centre Singapura

Foto oleh Chinatown Heritage Centre Pte Ltd

Pengunjung akan mengikuti jejak karakter ikonis Chinatown dari era 1950-an, terlibat dalam workshop kerajinan musiman, dan menjelajahi pusat Chinatown dengan pemandu multimedia, yang tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, Prancis, dan Jepang.

Opium menyengat dan rempah semerbak yang dijajakan akan membawa Anda pada kenangan masa lalu, dengan properti fotografi berukuran raksasa yang memberikan pengalaman tiada duanya bagi para penjelajah.

Selain pameran, area ini juga mengadakan berbagai workshop dan sesi mendongeng bagi pengunjung yang tengah mencari wawasan baru. Pengunjung yang ingin membawa pulang kenang-kenangan dapat membeli buku, kartu pos, dan gambar karya seniman setempat, seperti Patrick Yee dan Francis Wong Hooe Wai.