Pastikan situs kami semakin bermanfaat setiap kali Anda datang berkunjung dengan mengaktifkan cookie sehingga kami bisa mengingat perincian seperti bahasa pilihan Anda, demi meningkatkan pengalaman jelajah Anda. Oke

Singapura semakin memperkuat pertahanan terhadap COVID-19 (Coronavirus Disease). Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini. Singapore Tourism Board meningkatkan tindakan pencegahan untuk keamanan dan kebaikan Anda. Kami mendorong Anda untuk menggunakan e-services kami untuk mengurangi waktu yang digunakan di ruang publik.

Pengunjung menikmati gelembung salju buatan yang diturunkan di luar Tanglin Mall.

Di Singapura, Natal merupakan perayaan besar yang memberi alasan bagi penduduk setempat untuk menunaikan kegiatan favorit mereka—Makan dan belanja.

Setiap Desember, pusat perbelanjaan ternama di Orchard Road Singapore tampil gemerlap demi menghadirkan kemeriahan Natal dan mengundang kita semua untuk menyerbu pusat-pusat perbelanjaan.

Sementara itu, aneka hidangan dan menu spesial Natal bermunculan di restoran di seluruh pulau, menambahkan sentuhan semarak pada ajang kuliner yang sebelumnya sudah mengesankan.

Orang mengantre di stan dan bersantap di meja di Christmas Village.

Ini bukan semata-mata ajang memanjakan diri sendiri.

Pada dasarnya, hari Natal tetap menjadi hari khusus bagi umat Kristiani di Singapura yang menghadiri misa Natal yang merayakan hari lahirnya Yesus Kristus. Seperti yang lainnya, Natal adalah perayaan agama, dan apa pun agama Anda, semua orang boleh ikut serta dalam kemeriahannya dan menikmati salju buatan, Santa Klaus, serta tentu saja, hadiah Natal!

Yang Unik

Kenikmatan Natal ala Singapura

Sebagai tempat menyatunya beragam budaya dan agama di Singapura, sudah sepatutnya jika perayaan Natal di kota kami memiliki keunikannya sendiri. Berkumpul dengan keluarga dan bersantap bersama bukanlah pemandangan aneh, dan hidangan tradisional seperti kalkun cenderung diolah dengan cita rasa lokal, dengan bumbu khas Asia dan rempah-rempah seperti jahe dan cabai.

Lihat Juga