Seperti layaknya Halloween bagi orang Amerika, orang Tionghoa memiliki Hungry Ghost Festival (juga dikenal sebagai Zhong Yuan Jie dalam bahasa Tionghoa), ketika jiwa orang yang telah meninggal diyakini sedang berkelana di bumi.

Menurut adat, hantu-hantu ini dapat berbuat kejahatan apabila tidak dihiraukan sehingga segala bentuk penawaran dilakukan pada periode ini, yaitu pada bulan ketujuh pada kalender lunar.

Membuat Penawaran

Apakah Anda memperhatikan tempat sampah besi yang berserakan di sekitar area pemukiman dan lahan perumahan?

Benda-benda tersebut disediakan untuk menampung tumpukan uang neraka dan kertas persembahan, seperti mobil, jam tangan, dan perhiasan, yang dibakar oleh kerabat untuk menenangkan anggota keluarga mereka yang telah meninggal - mengurus kebutuhan materi bahkan di akhirat.

Berhati-hatilah Anda melangkah, jangan sampai menginjak makanan yang tersisa di tempat terbuka. Meskipun telah menaruh persembahan makanan mereka (jeruk, nasi, atau bahkan anak babi) di banyak tempat dan dupa di altar yang tepat, beberapa orang menyelipkannya di sisi jalan setapak atau bahkan di sepanjang deretan pepohonan.

Pertunjukan yang Ramai

Dan apabila usaha memuaskan para hantu akan uang dan makanan tidak cukup, mengurus hiburan bagi mereka juga penting artinya.

Tenda besar yang didirikan di lapangan terbuka untuk menjadi tuan rumah makan malam dan lelang di pusat estat seperti Ang Mo Kio dan Yishun. Terdapat juga pertunjukan, seperti opera Tiongkok dan 'Getai' (secara harfiah berarti 'panggung lagu' dalam bahasa Tionghoa, atau pertunjukan di panggung secara live), yang menampilkan kisah dewa dan dewi, stand-up comedy yang kocak, serta lagu dan tarian.

Semua orang boleh ikut menikmati - bersantailah dan nikmati pertunjukannya. Namun ingatlah untuk tidak duduk di baris depan, kecuall Anda ingin bersentuhan dengan 'tamu istimewa'.

Yang Unik

Masa Senantiasa Berubah

Yang menjadi andalan dalam festival ini adalah pertunjukan 'getai', dilaksanakan sebagai mode hiburan populer bagi arwah yang berkeliaran. Tetapi 'getai' masa kini merupakan hewan yang sangat berbeda - dibuat lebih menarik dengan panel LED yang keren menerangi panggung. Penyanyi muda dan seksi, tidak hanya melantunkan lagu tradisional, tetapi juga versi techno yang berdentum-dentum dari lagu pendek berbahasa Inggris dan Mandarin. Tampak seakan dunia spiritual berubah sejalan dengan waktu.

#sghungryghostfestival di instagram